Acara uman undat (pesta panen) Long Uro

1777432770379.jpeg

Desa Long Uro merupakan salah satu desa yang hingga saat ini masih mengadakan syukuran pesta panen. Acara ini dilakukan dengan tujuan sebagai bentuk rasa syukur masyarakat. Pesta panen di desa Long Uro terdiri dari pesta sebelum panen dan sesudah. Acara sebelum panen disebut uman jenai yang sudah dilaksanakan pada tanggal 31 Januari 2026.

Acara uman undat dan acara uman jenai adalah dua acara yang berbeda, acara uman jenai berisi beras yang di masukan keh dalam bambu sedangkan acara uman undat berisi beras yang di tumbuk dulu baru di masukan keh dalam bambu. Acara uman undat/acara pesta panen yang dilaksanakan pada hari Sabtu,11 april 2026 di lakukan setelah acara mecaq undat/acara menumbuk beras. pesta panen ini dilakukan setiap tahun pada bulan april, untuk merayakan atas selesainya masyarakat memanen padi.

Dalam acara ini masyarakat desa Long Uro mengundang orang tua dan tokoh penting dari desa-desa di kecamatan Kayan Selatan. Pada saat acara ini tamu undangan dan masyarakat desa Long Uro di wajibkan mengenakan pakaian adat. Acara uman undat ini merupakan acara yang berisi orang tua dan tokoh penting untuk memberikan nasehat dan informasi kepada masyarakat dan pemuda/pemudi.

Adapun beberapa penasehat yang di tunjukan untuk memberikan kata sambutan dan sekaligus memberikan arahan kepada masyarakat Long Uro.

1. Tokoh adat Long Uro

2. Tokoh adat Lidung Payau

3. Kepala adat Long Uro

4. Camat Kayan Selatan

5. Kepala adat Lidung Payau

6.  Kades Lidung Payau

7. Kades Long Uro

Dalam kata sambutan Pak Camat Kayan Selatan menyampaikan agar anak-anak sekolah serius dalam masa pendidikan supaya kedepan anak sekolah bisa memilih jurusan yang lebih baik untuk masa depan. Dan, Dalam kata sambutan Pak kades Long Uro menyampaikan kepada seluruh masyarakat Desa Long Uro, memilih lahan untuk membuat ladang sesuai batas yang sudah ditentukan, agar tidak ada konflik yang terjadi antar desa.


Setelah penasehat ini selesai memberikan arahan pada acara uman undat. semua penatua desa dan undangan dipersilahkan untuk menikmati hidangkan makanan yang sudah di siapkan. Sebelum pulang, masyarakat Long Uro juga menyediakan TULAT (beras yang di permentasi) untuk di bagikan kepada tamu dan masyarakat Desa Long Uro. 

Bagikan post ini: